Balige | www.pa-balige.go.id

Senin, 23 Mei 2022. Pengadilan Agama Balige Mengikuti BIMTEK Teknis Lelang Eksekusi Secara Elektronik yang di hadiri Oleh Panitera Pengadilan Agama Balige Sriwati Br. Siregar, S.H., Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Balige Khairul Azhar Siregar, S.H., Serta 3 CPNS Kepaniteraan Abdurrazaq Firdaus, S.H., Naillah Noor Indrasara, S.H., dan Septia Ningrum, A.Md. A.B. secara Virtual melalui Zoom.

Acara pembukaan Oleh Ketua PTA Medan Drs. Abdul Hamid Pulungan, S.H., M.H Beliau menghimbau Jika sebelumnya lelang eksekusi pengadilan dilaksanakan secara manual, dengan adanya Bimtek ini bertujuan untuk mempersiapkan pelayanan kepada masyarakat terkait pelaksanaan lelang eksekusi secara elektronik. Serta bersiap untuk melaksanakan peradilan secara elektronik, mendukung sepenuhnya upaya Badilag untuk mewujudkan PA berkelas dunia. Tujuan akhir memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien.

Dalam Penyamapian Materi BIMTEK Teknis Lelang Eksekusi Secara Elektronik KPKNL Medan mengatakan Penyelenggaraan Lelang Eksekusi Pengadilan berdasarkan PMK No. 213/PMK.06/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang. Pengenalan Aplikasi lelang.go.id,  Prinsip umum penyelenggaraan lelang eksekusi dilakukan oleh KPKNL. KPKNL tidak boleh menolak permohonan. Penjual (Pengadilan Agama) (Pasal 13 – 16 PMK 213) Nilai limit: nilai minimal Barang yang akan dilelang dan ditetapkan oleh Penjual dan Dicantumkan dalam Pengumuman Lelang. Besaran dan Penyetoran adalah Besaran jaminan penawaran lelang ditentukan oleh Penjual dengan rentang paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari Nilai Limit sampai dengan paling banyak 50% (lima puluh persen) dari Nilai Limit. Kehadiran Penjual dalam Lelang (Pasal 19) Dalam pelaksanaan lelang yang memerlukan kehadiran saksi di tempat pelaksanaan lelang, ketentuannya kehadiran melalui sarana media elektronik sebagaimana dimaksud pada ayat (2) berlaku juga bagi saksi dari Penjual.

Pelaksanaan lelang:
– Dilakukan oleh dan/atau di hadapan Pejabat Lelang
– Minimal diikuti oleh 1 (satu) orang Peserta Lelang
– Dokumen perwakilan berupa surat kuasa bermaterai cukup
– Pejabat lelang dapat dibantu
Dilarang menjadi peserta lelang:
1. Pejabat lelang
2. Pejabat penjual
3. Penilai atau penaksir
4. Jurusita
5. Tereksekusi, debitor, terpidana.

Sertifikat Objek yang tidak dikuasai oleh penjual maka diperlukan SKPT. Pembatalan sebelum lelang (Pasal 36) Pembatalan setelah lelang dimulai Pengumuman Lelang (pendahuluan sebelum dilakukan lelang), dilakukan oleh Penjual. Diatur materi minimal dari Pengumuman Lelang, dan untuk pemuatan di surat kabar harian dapat lebih singkat. (Pasal 53), Pengumuman Lelang Eksekusi (Pasal 55) Bea Lelang (PP 62 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP No. 3/2018 tentang Tarif atas Jenis PNBP pada Kemenkeu.


Permohonan Lelang: Diajukan secara tertulis oleh penjual disertai dokumen persyaratan. Pengajuan menggunakan aplikasi lelang. Objek Lelang (Tanah) Sudah bersertipikat namun masih perlu SKPT, untuk mengetahui perkembangan status tanah yang menjadi objek lelang saat ini. (Untuk memastikan keamanan Penjual dan Pembeli). SKPT hanya berlaku 6 bulan, sehingga harus diurus SKPT baru apabila Penjual tidak menguasai bukti kepemilikannya.

Pengajuan menggunakan aplikasi lelang. Permohonan dan dokumen persyaratan terverifikasi secara digital, asli surat permohonan beserta dokumen persyaratan lelang harus telah diterima Kepala KPKNL paling lambat 14 hari kerja sejak dinyatakan lengkap.

Alur Pelaksanaan Lelang:
1. Permohonan Lelang
2. Pengumuman Lelang
3. Uang Jaminan
4. Pelaksanaan Lelang
5. Penetapan Pemenang
6. Pelunasan Kewajiban Lelang
7. Penyerahan Hasil Bersih Lelang

Semoga dengan adanya BIMTEK ini Pengadilan Agama Balige siap untuk melaksanakan peradilan secara elektronik, mendukung sepenuhnya upaya Badilag untuk mewujudkan PA berkelas dunia. (NNI)